Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu

Diary Sehat – Selamat pagi bunda, kali ini kita akan membahas tentang Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu.

Dalam berbagai studi menunjukkan bahwa menyusui dapat mencegah beberapa penyakit bagi sang ibu.

Kami akan memberikan penjelasan bahwa keuntungan bagi ibu menyusui sangat beragam.

Oleh karena itu kita akan membahasa tentang manfaat ASI (Air Susu Ibu) untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi.

Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu yang Wajib Tahu

Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu
Diary Sehat

Bagi seorang ibu wajib bagi Anda untuk mengetahui manfaat menyusui bagi kesehatan ibu.

Jadi menyusui bukan hanya bermanfaat bagi sang buah hati, tapi bagi sang ibu juga menerima keuntungan yang banyak bagi kesehatannya.

Aktifitas menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dengan air susu ibu (ASI) dari payudara ibu.

Dengan berkembangnya teknologi membuat aktifitas menyusui bisa dilakukan secara tidak langsung.

Dalam artian menggunakan alat vacum yang bisa memerah payudara ibu layaknya bayi sedang menyusu.

Sehingga membuat aktifitas seorang ibu tidak terhambat, misal ibu itu adalah seorang pekerja kantoran atau profesi lainnya.

Maka dari itu pentingnya peran Ibu menyusui baginya dan bayi wajib tahu.

Manfaat menyusui bagi Ibu, apa saja?

Baca Juga – Tanda Rahim Sehat dan Subur

Inilah Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi yang Jarang Diketahui

Kita menuju topik utama tentang manfaat menyusui bagi Ibu untuk kesehatan fisik dan mental.

1. Membantu rahim kembali ke ukuran semula

Pada saat seorang Ibu akan memasuki masa persalinan, maka ukuran rahimnya sekitar 15 kali lebih berat dari ukuran normal.

Namun setelah proses persalinan, Ibu dapat kehilangan sekitar 6 kilogram berat badan seiring dengan menyusutnya ukuran rahim.

Dengan bantuan saat Ibu menyusui tubuh mengeluarkan hormon oksitosin, hal inilah yang mendorong kontraksi uterus dan mengurangi perdarahan.

Sehingga, membantu rahim kembali ke ukuran semula.

2. Mengurangi resiko kanker payudara

Aktifitas menyusui tidak hanya memberikan manfaat optimal kepada Si Kecil, tetapi juga dapat risiko kanker payudara pada ibu.

Dalam sebuah penelitian kolaboratif internasional lain yang diterbitkan oleh Annals of Oncology juga menunjukkan bahwa menyusui dapat mengurangi risiko pengembangan sel kanker terutama pada payudara.

Apakah kanker payudara bisa terjadi pada ibu menyusui?

Seorang wanita yang menyusui hanya mencapai 3 persen terkena kanker payudara dari kasus kanker payudara yang ada.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa risiko kanker payudara sementara lebih tinggi pada tahun-tahun setelah kehamilan dan persalinan.

Medical News Today, menurut National Cancer Institute

3. Sebagai kontrasepsi alami bagi ibu

Mengapa menyusui dikatakan sebagai kontrasepsi alami?

Istilah KB alami atau Metode Amenore Laktasi (MAL) adalah salah satu metode kontrasepsi yang bersifat sementara, dengan mengandalkan kinerja hormon prolaktin.

Dan sebagai penjelasan hormon prolaktin diproduksi ketika proses menyusui berlangsung.

Hormon ini mampu menekan produksi hormon estrogen yang berperan dalam pematangan sel telur (ovulasi).

Tepatnya ketika bayi mengisap ASI (Air Susu Ibu), kadar prolaktin pada ibu akan semakin meninggi.

Tingginya hormon prolaktin inilah yang akan menekan ovulasi (masa subur) pada wanita dan membantu mencegah kehamilan.

4. Menurunkan berat badan Ibu

Apakah menyusui membuat berat badan turun?

Menyusui dan penurunan berat badan jika Mama memilih menyusui secara eksklusif.

Maka berat badan umumnya akan lebih cepat turun ketimbang yang tidak menyusui langsung.

Ini karena hormon yang dilepaskan oleh tubuh ketika menyusui mengakibatkan kontraksi otot di rahim.

Dr I Gusti Ayu Partiwi, SpA juga memaparkan, dengan mengatur makanan, proses menyusui sebetulnya dalam 3 bulan dapat membantu para wanita untuk menurunkan berat badan.

Menyusui juga akan membuat wanita dalam sehari kehilangan kalori sekitar 350-500 kalori (bandingkan dengan olahraga main tali 100 kali yang hanya membakar 30 kalori).

5. Menciptakan ikatan emosional antara ibu dan bayi

Ikatan Dokter Anak Indonesia memaparkan, semakin lama ibu menyusui, akan semakin sering juga kontak antarkulit dengan bayi.
Hal ini dapat menimbulkan efek positif dan bonding pada masa perkembangannya.

6. Risiko perdarahan menurun

Mengapa ASI dapat mengurangi pendarahan pada rahim pasca persalinan?

ASI bisa lebih cepat menghentikan perdarahan.

Sebab, saat hormon oksitosin terproduksi, maka akan menyebabkan kontraksi di rahim.

Dengan kontraksi yang terjadi, penjepitan pembuluh darah sehingga jumlah darahnya bisa berkurang dan perdarahan pun cepat berhenti.

7. Menurunkan potensi sakit jantung dan hipertensi

Katifitas menyusui bagi kesehatan ibu dapat menurunkan risiko Moms terkena serangan jantung, bahkan hingga sepuluh tahun ke depan.

Baru-baru ini hasil sebuah penelitian terbaru menunjukkan, aktivitas menyusui dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke pada perempuan.

Baca Juga – Berapa Lama Olahraga yang Baik

Penutup

Akhir kata itulah persembahan kami tentang tema Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu kepada para mama yang telah mengalami proses persalinan.

Dan pada kesempatan lain akan kita bahas juga manfaat asi eksklusif menyusui bagi ibu dan bayi dalam keluarga islam orang dewasa.

Semoga artikel kita bermanfaat, salam sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.