Miom Penyakit Apa? Gejala, Penyebab, Jenis dan Bahayanya

Advertisements

Hai Girls, pada waktu ini banyak sekali yang mengalami keluhan pada area Rahim seperti Miom, lalu Miom Penyakit Apa, gejala dan letaknya pada area Rahim. Memang dalam beberapa kasus, Miom bisa berletak pada area dalam Rahim ataupun di luar Rahim.

Pertama untuk apa itu penyakit subserous, yaitu miom yang tumbuh di bagian luar dinding rahim, ke rongga area dalam panggul. Untuk jenis ini miom dapat tumbuh dan menyebar ke bagian luar Rahim Kamu lo Girls.

Oleh karena itu, kaum hawa perlu tahu jenis-jenis miom di Rahim itu apa saja dan gejala yang muncul pada tubuh. Penyakit ini salah satunya punya jenis mioma uteri, yang juga akan kita bahas untuk gejala dan penyebabnya.

Oleh karena itu, Team Diary Sehat akan mencoba untuk merangkum apa itu penyakit Miom, gejalanya seperti apa, jenis dan penyebab.

Miom umumnya adalah benjolan yang tumbuh atau muncul di dinding rahim bagian dalam atau bagian luar dari Rahim. Ketika kondisi ini muncul akan dapat menimbulkan gejala berat yang bisa terjadi pada tubuh Kamu.

Salah satu gejala dari penderitanya yaitu bisa mengalami perdarahan menstruasi yang  berat atau menstruasi yang menyebabkan sakit yang berlebihan.

Oleh karena Moms ‎wajib tahu apa itu penyakit miom saat hamil, kenali, penyebab, gejala, perbedaan dengan kista dan ‎pengobatan miom.

Jadi bagi para kamu Wanita harus perhatikan jenis makanan sehat untuk Kesehatan area reproduksi supaya selalu sehat dan terjaga.

Kami harap Girls dan Moms menyimak sampai selesai untuk bisa mengenal, bahaya apa dari penyakit miom diluar pada rahim saat hamil.

Mengutip salah satu pertanyaan dari Halodoc dari seorang ibu yang bertanya “Dok,saya baru hamil 8 minggu dan setelah di usg ternyata ada miom ukuran 5cm di luar Rahim?”. Dan kata dokter tidak apa-apa karena diluar rahim.

Penyakit miom atau mioma uteri, sering disebut miom adalah tumor jinak yang muncul pada dinding rahim (uterus) seorang wanita. Tumor jinak ini dapat tumbuh besar hingga menyebabkan nyeri sewaktu haids.

Penjelasan Miom Pada Wanita Penyakit Apa

Miom Penyakit Apa
Diary Sehat

Mioma atau miom sendiri merupakan suatu pertumbuhan massa atau daging yang bisa berada dalam rahim atau di luar rahim yang tidak bersifat ganas.

Munculnya penyakit Mioma atau miom yaitu berasal dari sel otot polos yang terdapat di Rahim, dan bisa juga muncul yang berasal dari pembuluh darah Rahim.

Benda seperti benjolan daging atau penyakit yang punya nama asli mioma uteri ini seringkali terkenal dengan istilah uterine fibroids.

Dan penyakit miom yang muncul bisa Nampak seperti “bakso urat”, sebenernya mioma uteri ini adalah tumor jinak.

Penyakit Mioma uteri atau sering disebut miom adalah tumor jinak pada dinding rahim (uterus) seorang wanita.

Dan miom (tumor jinak) ini dapat tumbuh besar hingga bisa muncul gejala menyebabkan nyeri sewaktu haid atupun berhubungan intim.

Apa itu miom dan apa penyebabnya?

Penyebab dan faktor risiko miom, mioma uteri bisa disebabkan oleh perubahan genetik dan faktor hormonal pada tubuh seseorang. Namun, mekanisme belum dapat secara pasti dijelaskan. Faktor risiko mioma uteri adanya riwayat penyakit serupa dalam keluarga, ras, menstruasi pertama di usia yang terlalu muda, dan gaya hidup.

Apakah penyakit miom berbahaya?

Kendati terbilang tidak berbahaya dan tidak berisiko berkembang menjadi kanker, seorang wanita tetap tidak boleh mengabaikan miom. Pasalnya, sejujmlah miom bisa menyebabkan komplikasi pendarahan haid yang berlebihan sampai memengaruhi kesuburan.

Miom tidak boleh makan apa?

Berikut pantangan makanan untuk miom yang harus para Wanita hindari, yaitu daging merah, susu tinggi lemak, makanan terlalu asin, Monosodium Glutamate (MSG), karbohidrat sederhana. juga kacang kedelai, gula dan minuman beralkohol.

Kista dan miom apa bedanya?

Melansir Advanced Gynecology, kista adalah benjolan berupa kantong berisi cairan. Pada perempuan, kista biasanya berkembang pada luar ovarium atau indung telur. Sedangkan miom adalah benjolan berupa jaringan padat yang tidak ganas. Pada wanita, miom bisa tumbuh di dalam atau luar dinding rahim.

Gejala Apa yang Muncul Pada Penderita Miom

Penyebab Miom Penyakit Apa
Diary Sehat

Semua jenis penyakit pasti mempunyai gejala yang di timbulkan yang pasti akan terasa oleh tubuh. Girls wajib tahu apa itu miom, gejala, penyebab, dan perawatannya karena penyakit ini termasuk tumor jinak yang tumbuh dari jaringan otot rahim.

Lalu apa saja gejala Penyakit miom? Yaitu seperti periode menstruasi sangat panjang dan berat juga mengalami nyeri di mulut rahim (kista nabothi).

Gejala miom sendiri bisa muncul pada Belakang Kaki · Mengalami nyeri atau tekanan pada panggul belakang.

Namun, gejala penyakit miom pada rahim adalah tumor jinak yang harus anda waspadai. Untuk jenis miom rahim adalah pertumbuhan jaringan ikat berbentuk serabut (fibrosa) abnormal di rahim.

Untuk gejala perdarahan karena penyakit ini umumnya tergantung pada lokasi miom. Dan kasus pendarahan sering sekali terjadi pada kasus mioma uteri yang berada di dalam rahim atau di luar Rahim.

Kemudian Apa saja gejala penyakit miom yang mungkin terdeteksi? Seperti masa menstruasi lebih panjang dari biasanya, darah menstruasi dalam jumlah banyak, dan rasa nyeri pada area dinding Rahim.

Setelah Anda mengetahui apa itu penyakit Miom, Anda juga harus mengetahui gejala apa saja yang terasa ketika penyakit ini muncul.

Berikut ini adalah gejala miom yang jangan sampai terlewatkan untuk Anda ketahui sejak dini.

1. Memanjangnya periode haid (> 7 hari)

Gejala pertama apa yang muncul karena penyakit miom yaitu gangguan menstruasi. Karena memanjangnya periode haid menjadi salah satu gejala dari miom adalah durasi waktu menstruasi yang lebih lama.

Normalnya wanita akan haid dalam waktu 3-6 hari, tetapi jika memiliki miom durasi menstruasinya menjadi 10 hari bahkan lebih.

2. Sering buang air kecil

Gejala berikutnya ketika Salah satu organ yang akan merasakan apa dampak akibat munculnya penyakit miom adalah kandung kemih.

Hal ini karena lokasi kandung kemih terletak persis depan Rahim, sehingga pertumbuhan tumor jinak tersebut akan mempengaruhi kondisi kandung kemih.

Ketika keberadaan miom membuat rahim menjadi lebih besar, maka akan mengakibatkan tekanan pada organ tersebut.

Yang mengkibatkan terjadi inkontinensia urin, pipis tidak berasa dan juga sering buang air kecil.

3. Sakit perut di sekitar Rahim apabila Anda tekan

Sebagai infromasi, bahwa penyakit miom pada bagian rahim bisa terus tumbuh dan berkembang sehingga akan memberikan tekanan pada organ di sekitarnya.

Alhasil tekanan tersebut akan memicu timbulnya rasa sakit yang Anda rasakan.

Juga pertumbuhan miom tersebut akan menyebabkan gejala nyeri pada area perut bagian bawah. Selain itu, akan menyebabkan perut tambah membesar.

Dan kondisi ini seringkali timbul anggapan sebagai akibat berat badan yang bertambah atau kehamilan.

4. Kembung dan Konstipasi

Selanjutnya yaitu munculnya gejala kembung pada penderita miom. Organ yang akan menerima dampak akibat keberadaan penyakit miom yang semakin besar adalah usus besar.

Kondisi ini akan mengakibatkan munculnya gejala konstipasi hingga perut kembung.

5. Nyeri saat Haid dan waktu berhubungan intim

Apa gejala penyakit miom yang terahir, yaitu merasakan nyeri ketika haid (menstruasi) dan juga sewaktu berhubungan intim.

Namun, nyeri haid yang akan terasa akan tidak selalu menjadi tanda jika di rahim Anda sedang ada miom. Ada juga gangguan lain yang bisa menyebabkan nyeri haid yaitu adenomiosis dan juga endometriosis.

Dan kedua gangguan tersebut bisa saja muncul berbarengan dengan gejala miom sehingga mengakibatkan rasa sakit yang cukup hebat.

Penyebab Muncul Penyakit Miom Apa Saja

Apakah sebenarnya miom itu dan apa penyebab nya? Miom atau yang biasa kita sebut dengan Mioma Uteri adalah tumor jinak pada dinding rahim (uterus) seorang perempuan.

Dan untuk tumor jinak ini memiliki ukuran kecil, namun bisa tumbuh semakin besar dan menganggu organ reporduksi terutama Rahim.

Melansir dari Alodoc bahwa penyakit mioma atau miom itu adalah benjolan tidak ganas yang tumbuh di otot dalam atau sekitar rahim.

Penyakit miom atau uterine fibroid merupakan benjolan atau tumor jinak yang bisa tumbuh di ovarium, ada juga area rahim.

Biasanya miom tersebut akan tumbuh di saluran telur (lista paratuba) atau dinding rahim bagian dalam maupun luar.

Pengertian fibroid sendiri, adalah tumor non-kanker yang berkembang di dalam atau di sekitar Rahim dan secara medis dikenal sebagai leiomyoma. Moms juga bisa membaca tentang apa yang kita bahas sebelumnya tentang makanan untuk penderita miom.

Penyebab timbulnya miom pada rahim dan gejalanya, perlu Anda ketahui sejak dini supaya bisa melakukan Tindakan dari awal.

Berikut ini adalah penyebab munculnya penyakit miom yang sudah Diary Sehat rangkum untuk Anda.

1. Faktor keturunan

Pertama, factor yang paling mempengaruhi penyebab munculnya penyakit miom adalah factor genetic dari keturunan.

Apabila Anda memiliki ibu, saudara kandung, atau nenek dengan riwayat penyakit ini, maka Anda juga berisiko terkena penyakit miom pada kemudian hari.

2. Haid pertama terlalu dini

Melansir dari hellosehat, bahwa haid yang terjadi terlalu dini atau terlalu awal juga menjadi penyebab muncul-nya penyakit miom.

3. Kegemukan / obesitas

Kemudian, penyebab munculnya penyakit miom juga kerap kali terjadi pada orang dengan berat badan berlebih atau obesitas.

Oleh karena itu, para ahli menduga bahwa obesitas merupakan salah satu faktor penyebab miom.

4. Kebiasaan minum alcohol

Selanjutnya untuk penyebab muncul-nya miom pada tubuh juga karena terlalu sering mengonsumsi alcohol.

Jenis dan Letak Lokasi Miom Muncul

Merujuk dari pengertian secara ilmiah, apa itu penyakit miom adalah pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat kanker atau ganas.

Mioma atau penyakti miom sendiri bisa berada di dalam, permukaan luar, atau dalam dinding Rahim.

Pada kasus tertentu bisa juga menempel ke rahim melalui struktur yang menyerupai tangkai atau cabang.

Berikut ini merupakan jenis miom yang bisa muncul pada tubuh Wanita, dan juga letaknya yang sudah team Diary Sehat rangkum untuk Anda.

1. Subserous

Pertama yaitu miom subserous, yaitu penyakit miom yang bisa tumbuh pada bagian luar dinding rahim, ke rongga panggul. Jenis miom ini dapat tumbuh dan menyebar ke bagian luar rahim.

2. Submukosa

Kemudian ada jenis miom submucosa, yaitu penyakit miom yang tumbuh pada lapisan otot bagian dalam dari dinding Rahim wanita.

Apabila miom ini tumbuh besar, miom dapat menimbulkan gejala memengaruhi siklus menstruasi dan mengakibatkan pendarahan, serta komplikasi serius lainnya, seperti keguguran dan kemandulan.

3. Pedunculated

Jenis pedunculated yaitu miom yang tumbuh pada batang kecil di dalam atau luar rahim.

4. Intramural

Selanjutnya adalah jenis Intramural yaitu suatu penyakit miom yang tumbuh di antara jaringan otot rahim.

Lokasi ini merupakan tempat yang paling umum terbentuknya miom pada wanita. Juga Miom ini menimbulkan gejala memungkinkan untuk memperbesar ukuran rahim.

5. Miom Geburt

Yang paling terahir adalah miom geburt, apa itu penyakit miom geburt? Adalah mioma submukosum yang dapat tumbuh bertangkai menjadi polip yang kemudian dilahirkan melalui serviks. Bahkan tingkat kejadian wanita menderita penyakit ini adalah 20-40%.

Untuk Anda ketahui, bahwa mioma ini sering terjadi pada wanita berusia 30-50 tahun. Dan munculnya miom jenis geburt ditandai dengan beberapa gejala, antara lain perdarahaan pervaginaan dengan darah yang dikeluarkan sangat banyak dan bergumpal serta nyeri pinggang, terutama ketika duduk.

Bahaya atau Efek Resiko Penyakit Miom Apa

Dengan penjelasan tersebut kami berharap Anda akan memahami bagaimana kondisi, gejala, ciri dan apa penyebab munculnya penyakit miom pada Rahim Wanita.

Dan moms, melansir dari beberapa sumber berikut ini merupakan bahaya atau efek resiko yang akan terjadi pada penderita miom.

1. Menurunkan Peluang Hamil

Pertama untuk apa bahaya yang akan muncul pada penderita penyakit miom adalah menurunkan peluang terjadinya kehamilan.

Suatu gejala miom yang tumbuh pada saluran leher rahim, maka leher rahim menjadi sempit dan menghambat masuknya sperma ke Rahim.

Sehingga akan sulit terjadi pembuahan, miom harus hilang dulu agar dapat hamil. Juga miom yang tumbuh pada dinding rahim juga dapat menghambat penanaman atau implantasi sel telur yang telah terjadi pembuahan.

2. Dapat Menyebabkan Keguguran

Apabila gejala penyakit miom terjadi pada ibu hamil yang usia kandungannya masih berada pada trimester pertama, maka ibu akan berisiko mengalami keguguran kandungan.

Hal itu karena miom yang membesar dan mendorong embrio, sehingga tidak bisa menempel dengan baik pada dinding rahim.

Apabila usia kehamilan terus bertambah, miom dapat mendesak janin yang berada dalam Rahim sampai plasenta previa. Previa yaitu plasenta yang tumbuh pada bawah Rahim, dan dapat menyebabkan pendarahan.

Kista ovarium – penyakit kista – gejala miom kista – Kapan harus ke dokter? – Pengobatan: USG, Terapi hormonal – Gejala: Menstruasi dalam jumlah banyak – Obat: Asam traneksamat, obat antiinflamasi no fibroid.

Penutup

Kata Dokter

Terima kasih telah menyimak artikel kami yang membahas tentang Apa itu Penyakit Miom yang sering terjadi pada Wanita.

Juga apakah penyebab gejala bentuk penyakit miom, kista, kanker serviks di luar rahim saat hamil berbahaya dan seperti apa ukuran nya kalau keluar.

Khusus Untuk Anda

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *